Arkeolog Baru Saja Menemukan Ilmuwan Bernama Pertama yang Diketahui di Amerika Kuno 13.07.2026

Pada tahun 2010, arkeolog David Stuart dan timnya menemukan sebuah ruangan penuh lukisan di situs Maya, Xultun, di Guatemala saat ini. Ruangan tersebut berisi berbagai formula matematika dan astronomi yang tampaknya dikaitkan dengan individu tertentu. Sebuah makalah yang diterbitkan dalam Antiquity kini mengidentifikasi individu tersebut sebagai Saktahnwaax, yang berarti "Rubah Berdada Putih," yang kemungkinan hidup sekitar tahun 800 Masehi. Sebuah prasasti di dinding ruangan tersebut berbunyi "demikian kata Saktahnwaax," yang menunjukkan bahwa formula-formula tersebut ditandatangani oleh atau diatribusikan kepada orang ini. Hal ini menandai pertama kalinya seorang ilmuwan Maya disebutkan namanya, karena penemuan sebelumnya hanya mengidentifikasi raja, ratu, atau tokoh politik.


















