Bisakah Inggris menang di Estadio Azteca? Sejarah menunjukkan sebaliknya 04.07.2026

Inggris menghadapi tantangan historis dan lingkungan yang signifikan saat mereka bersiap untuk bertanding di Estadio Azteca di Mexico City, sebuah arena dengan reputasi tangguh sebagai benteng bagi tim nasional Meksiko. Stadion tersebut, yang dikenal karena atmosfernya yang intens dan ketinggian 7.220 kaki, telah menjadi lokasi perjuangan masa lalu bagi Inggris, yang paling menonjol adalah kekalahan mereka di perempat final Piala Dunia 1986 dari Argentina, yang ditandai oleh gol kontroversial "Hand of God" milik Diego Maradona dan upaya solo ikoniknya. Pertandingan Inggris sebelumnya di Estadio Azteca memberikan hasil yang beragam, termasuk hasil imbang melawan Meksiko pada tahun 1969 dan kekalahan pada tahun 1985, sementara Meksiko memiliki rekor kandang yang mengesankan dengan 70 kemenangan, 17 hasil imbang, dan hanya delapan kekalahan dari 89 pertandingan, dengan rekor tak terkalahkan sejak tahun 2013. Manajer Thomas Tuchel mengakui kesulitan tersebut, dengan menyebutkan ketidakmampuan untuk beradaptasi dengan ketinggian dalam waktu singkat yang tersedia, namun tetap berharap bahwa Inggris dapat mengatasi rintangan ini dan berpotensi "membalikkan keadaan" 40 tahun setelah pertandingan Piala Dunia terakhir mereka di stadion ikonik tersebut.















