CEO startup AI mengaku bersalah di AS karena melakukan perdagangan berdasarkan informasi orang dalam dari pengacara 07.07.2026

Arya Bolurfrushan, pendiri dan CEO startup AI yang berbasis di Abu Dhabi, AppliedAI, telah mengaku bersalah atas konspirasi melakukan penipuan sekuritas. Bolurfrushan, mantan bankir Goldman Sachs, berpartisipasi dalam skema perdagangan orang dalam (insider trading) jangka panjang yang melibatkan pengacara dari firma hukum besar yang memberikan informasi merger rahasia. Menurut catatan pengadilan yang telah dibuka, Bolurfrushan menerima tip dari Nicolo Nourafchan dan Robert Yadgarov, termasuk informasi mengenai akuisisi Orchard Therapeutics oleh Kyowa Kirin Co Ltd. Bolurfrushan meraup keuntungan perdagangan sekitar $950.000 dari tip ilegal tersebut. Sebagai bagian dari kesepakatan pengakuan (plea deal) yang dicapai pada Juni 2025, jaksa di Boston merekomendasikan hukuman penjara dua tahun dan penyitaan sebesar $954.496. Kasus ini merupakan bagian dari investigasi yang lebih luas yang melibatkan puluhan individu yang dituduh mengambil keuntungan dari informasi non-publik terkait merger dan akuisisi perusahaan.
















