Galaksi Bima Sakti kita mungkin lebih besar dari yang kita kira 07.07.2026

Para astronom telah menemukan bahwa lengan spiral galaksi Bima Sakti membentang jauh lebih jauh dan lebih lebar daripada perkiraan sebelumnya. Dengan menggunakan data dari observatorium sinar-X Chandra milik NASA dan observatorium XMM-Newton milik ESA, para peneliti mengukur cahaya sinar-X dari ledakan sinar gamma (gamma-ray bursts) yang jauh saat cahaya tersebut terpantul dari awan debu di dalam lengan galaksi kita. Metode geometris ini memungkinkan penulis utama Beatrice Vaia dan timnya untuk menentukan bahwa lengan Outer dan Outer-Scutum-Centaurus berjarak sekitar sepuluh persen lebih jauh dari yang diperkirakan sebelumnya. Selain itu, tim tersebut mengukur ketebalan lengan yang paling jauh yakni sekitar 3.500 tahun cahaya. Temuan ini, yang diterbitkan dalam Astronomy & Astrophysics, menunjukkan bahwa para ilmuwan mungkin perlu merevisi pemahaman mendasar mengenai distribusi massa total, rotasi, dan evolusi struktural galaksi secara keseluruhan. Karena ledakan sinar gamma adalah peristiwa yang langka, pengukuran presisi ini bergantung pada peristiwa kosmik yang jarang terjadi untuk memberikan dimensi galaksi yang akurat.
















