Houthi Yaman Luncurkan Rudal ke Arab Saudi Setelah Serangan Udara di Bandara Sanaa 14.07.2026

Serangan rudal yang dipimpin Houthi ke bandara Abha di barat daya Arab Saudi terjadi beberapa jam setelah serangan udara menargetkan bandara internasional Sanaa, yang oleh pemberontak dikaitkan dengan Arab Saudi. Koalisi yang dipimpin Arab Saudi, yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, melaporkan bahwa pertahanan udaranya berhasil mencegat rudal dan drone tersebut tanpa adanya korban jiwa. Kelompok Houthi, yang menguasai barat laut Yaman dengan dukungan Iran, menuduh Arab Saudi melakukan "agresi terang-terangan" dan memperingatkan maskapai penerbangan untuk menghindari wilayah udara Saudi hingga blokade terhadap bandara Sanaa dicabut. Serangan udara tersebut diklaim oleh pemerintah Yaman yang berbasis di Aden, yang menyatakan bahwa mereka menargetkan landasan pacu untuk mencegah pesawat Iran mendarat di tengah perselisihan mengenai delegasi Houthi yang kembali dari Iran. Konflik ini berakar dari perang saudara Yaman, yang dimulai pada tahun 2014 ketika Houthi menggulingkan pemerintah dari Sanaa. Koalisi yang dipimpin Arab Saudi melakukan intervensi pada tahun 2015, yang menyebabkan lebih dari 150.000 kematian dan krisis kemanusiaan yang berdampak pada 22 juta orang. Dewan Keamanan PBB menyatakan keprihatinan, serta menyerukan deeskalasi dan negosiasi. Iran mengecam serangan udara tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional.













