Indonesia dan India Perkuat Hubungan Strategis melalui Kesepakatan Pertahanan dan Mineral Kritis dalam Kunjungan Modi 07.07.2026

Dalam kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi ke Jakarta pada 7 Juli 2026, Indonesia dan India menandatangani 14 perjanjian strategis untuk memperdalam kemitraan strategis komprehensif mereka. Perkembangan utama mencakup kesepakatan pertahanan yang signifikan, dengan laporan yang menunjukkan pengadaan rudal jelajah supersonik BrahMos dan rudal udara-ke-udara Astra senilai US$630 juta dari India. Kedua negara juga menandatangani perjanjian terkait ekstraksi mineral kritis, khususnya berfokus pada magnet tanah jarang (rare earth magnets) dan nikel, guna mengamankan rantai pasok. Kerja sama tambahan mencakup infrastruktur publik digital melalui Indonesia Open Network, pelestarian budaya Kompleks Candi Prambanan, dan inisiatif pendidikan, termasuk kampus baru Indian Institute of Management Bangalore. Meskipun kunjungan tersebut, yang ditandai dengan penganugerahan Bintang Adipurna kepada Modi oleh Presiden Prabowo Subianto, menandakan penguatan hubungan, para ahli menyarankan agar Indonesia harus menyeimbangkan hubungan strategis yang berkembang ini dengan hati-hati demi menjaga kebijakan non-blok tradisionalnya.
















