ADNOC telah secara resmi menandatangani perjanjian berdurasi 15 tahun dengan Inpex dari Jepang untuk memasok satu juta ton gas alam cair (LNG) per tahun dari proyek Ruwais LNG yang akan datang. Kesepakatan strategis ini difinalisasi dalam kunjungan ke Jepang oleh Dr. Sultan Al Jaber, Menteri Industri dan Teknologi Maju UEA sekaligus Managing Director ADNOC. Dijadwalkan selesai pada tahun 2028, fasilitas Ruwais LNG akan menjadi pabrik ekspor pertama di Timur Tengah dan Afrika yang beroperasi menggunakan energi bersih. Saat ini, 90 persen dari kapasitas produksi proyek sebesar 9,6 mtpa telah dikomitmenkan kepada pembeli internasional. Mengingat permintaan LNG global diproyeksikan meningkat menjadi 700 juta ton per tahun pada tahun 2050, proyek ini berfungsi sebagai komponen krusial dalam strategi luas ADNOC untuk menyediakan pasokan energi rendah karbon yang andal ke pasar global.