Biaya hidup yang meningkat di Malaysia terus membebani rumah tangga berpendapatan rendah dan kelompok miskin bekerja, meskipun pendapatan rata-rata rumah tangga menunjukkan pertumbuhan, menurut Menteri Ekonomi Akmal Nasir Nasrullah. Dalam jawaban parlementer, ia mengutip data dari Survei Pendapatan Rumah Tangga dan Kebutuhan Dasar 2024, yang menunjukkan pendapatan rata-rata rumah tangga naik dari RM8.479 pada tahun 2022 menjadi RM9.155 pada tahun 2024, yang mewakili pertumbuhan tahunan sebesar 3,8 persen. Namun, peningkatan ini tergerus oleh kenaikan harga barang dan jasa esensial, sebagaimana dikonfirmasi oleh Garis Kemiskinan (PGK), Pengeluaran Biaya Hidup (PAKW), dan Indeks Biaya Hidup Rumah Tangga (IKSH) dari Departemen Statistik Malaysia.