Nama Raffi Ahmad Muncul dalam Kasus Korupsi yang Ditangani KPK 08.06.2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa nama Raffi Ahmad (RA), Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, muncul dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Nama Raffi Ahmad terkait dengan kegiatannya mengirimkan barang elektronik ke Indonesia melalui Kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menyatakan bahwa KPK belum mengembangkan hal ini lebih lanjut karena belum ada fakta yang menguatkan keterlibatan RA dalam pengurusan keimigrasian di Bea Cukai. Namun, jika fakta persidangan di kemudian hari relevan, KPK akan mendalaminya. Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) pada 4 Februari 2026 yang berujung pada penetapan enam tersangka terkait suap dan gratifikasi impor barang tiruan, kemudian berkembang dengan penetapan tersangka baru dan penyitaan uang tunai miliaran rupiah.




















