Pernyataan Pembunuh Bayaran Sara Duterte Merupakan Kejahatan dan Pelanggaran yang Dapat Diimpeachment — Jaksa DPR 07.07.2026

Dalam persidangan pemakzulan pada hari Selasa, jaksa DPR berargumen bahwa pernyataan Wakil Presiden Sara Duterte tahun 2024 mengenai perekrutan pembunuh bayaran untuk membunuh Presiden Ferdinand Marcos Jr., Ibu Negara Liza Araneta-Marcos, dan mantan Ketua DPR Martin Romualdez, merupakan sebuah kejahatan sekaligus pelanggaran yang dapat diimpeachment. Jaksa swasta Amando Virgil Ligutan memberikan kesaksian bahwa pernyataan tersebut, yang disampaikan dalam konferensi pers November 2024 dan pengarahan Oktober 2024, menunjukkan niat dan rencana yang jelas untuk mencelakai Presiden. Ligutan menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan publik dan pelanggaran konstitusi yang dapat dipidana. Sementara penasihat hukum Carlo Narvasa berupaya menunda tanggapan hingga setelah pemeriksaan silang, Senator-hakim Risa Hontiveros menekankan perlunya menetapkan relevansi ancaman-ancaman ini terhadap pasal-pasal pemakzulan. Pengadilan pemakzulan Senat telah menunda keputusan mengenai permohonan untuk menghapus pernyataan jaksa dari catatan persidangan.
















