Reform U.K.: Farage Mengundurkan Diri sebagai Anggota Parlemen, Picu Pemilihan Raya 07.07.2026

Nigel Farage, pemimpin Reform U.K., mengundurkan diri dari kursi parlemennya di Clacton-on-Sea pada Selasa, 7 Juli 2026, yang memicu pemilihan raya (byelection). Dalam pidato selama lima belas menit, Farage menuduh media dan partai-partai politik arus utama telah menargetkannya melalui investigasi terkait tunjangan yang tidak dideklarasikan. Ia saat ini sedang dalam penyelidikan oleh badan standar parlemen mengenai hadiah senilai £5 juta dari investor mata uang kripto asal Thailand, Christopher Harborne, yang diklaim Farage ditujukan untuk keamanan pribadinya. Selain itu, muncul tuduhan bahwa ia menerima pendanaan dari terpidana kriminal George Cottrell untuk keperluan perumahan dan staf. Farage membela tindakannya dengan berargumen bahwa kode etik parlemen tidak seharusnya mengatur pengeluaran kehidupan pribadi. Ia membingkai pemilihan raya mendatang sebagai pertempuran antara rakyat dan kemapanan (the establishment). Di tengah kontroversi ini, Farage menyerukan pemilihan umum dan berkomentar mengenai potensi penggantian Keir Starmer oleh Andy Burnham.
















