Ritel Nasional Genjot Wisata Belanja untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi 08.06.2026

Industri ritel nasional berupaya menjaga pertumbuhan ekonomi sebesar 5-9% di tengah ketidakpastian global dan fluktuasi rupiah dengan mengandalkan wisata belanja dan konsumsi domestik. Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah menyatakan bahwa momentum libur sekolah dan kedatangan wisatawan menjadi penopang penting pasca-Lebaran, dengan 40% omzet ritel di Jakarta berasal dari wisatawan. Pemerintah, melalui Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, terus memperkuat ekosistem perdagangan nasional dan program "Belanja di Indonesia Aja" (BINA) untuk menjaga daya beli masyarakat yang menjadi penopang utama ekonomi sebesar 5,52% pada kuartal I 2026. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menambahkan pentingnya pengembangan wisata belanja terintegrasi dan insentif transportasi selama liburan sekolah untuk mendorong mobilitas dan pembelian produk unggulan daerah, serta menjaga perputaran uang di dalam negeri.




















