VP Sara hadir di Senat, namun melewatkan persidangan 07.07.2026

Wakil Presiden Sara Duterte hadir di Senat pada hari Selasa, namun ia melewatkan hari kedua persidangan pemakzulannya untuk bertemu dengan tim pembelaannya. Dalam konferensi pers singkat, Duterte menyatakan, “Dalam pertumpahan darah dan pemukulan ini, saya akan terluka namun tidak akan tunduk,” sembari menolak menjawab pertanyaan media. Juru bicara pembela Michael Poa menjelaskan bahwa ketidakhadirannya dalam persidangan disebabkan oleh pertemuan yang telah dijadwalkan dan alasan kenyamanan. Menanggapi hal tersebut, jaksa swasta Lorna Kapunan menyatakan niatnya untuk mengajukan permintaan resmi guna memanggil Wakil Presiden sebagai saksi terkait ancaman serius. Namun, senator-hakim presiding Francis Escudero mengklarifikasi bahwa aturan pemakzulan tidak mewajibkan kehadiran responden. Sementara itu, pihak Malacañang menyarankan bahwa menghadapi saksi akan memungkinkan Duterte untuk membantah tuduhan, namun pakar konstitusi Domingo Cayosa mencatat bahwa persepsi publik tetap menjadi faktor kritis dalam hasil persidangan tersebut.













