Wabah penyakit Legionnaires yang mematikan picu kekhawatiran di kota besar AS: Kenali gejalanya 07.07.2026

Pejabat kesehatan Kota New York telah mengeluarkan peringatan terkait wabah penyakit Legionnaires yang berpusat di Upper East Side, Manhattan, dan sisi timur Central Park. Hingga 6 Juli, Departemen Kesehatan NYC mengonfirmasi 23 kasus dan 17 rawat inap, meskipun belum ada laporan kematian. Para pejabat sedang menyelidiki menara pendingin (cooling towers) yang terkontaminasi sebagai kemungkinan sumber bakteri Legionella. Pneumonia bakteri ini tidak menular dari orang ke orang dan tidak terkait dengan air minum kota tersebut. Gejala biasanya muncul dua hingga 14 hari setelah paparan dan meliputi demam, batuk, kesulitan bernapas, dan nyeri otot. Individu berisiko tinggi, termasuk mereka yang berusia 50 tahun ke atas, perokok, dan orang dengan kondisi paru-paru kronis, diimbau untuk segera mencari bantuan medis jika gejala muncul. Diagnosis dini dan pengobatan antibiotik sangat penting untuk mencegah komplikasi yang mengancam jiwa dan mengurangi risiko kematian.















